Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Bendahara KSM Akui Anggaran Proyek Septic Tank Masuk Di Pemilik CV, Pekerjaan Terbengkalai

Avatar photo
Reporter : Yan Klau Editor: Redaksi
Bendahara KSM Akui Anggaran Proyek Septic Tank Masuk Di Pemilik CV, Pekerjaan Terbengkalai/ dok pribadi

TimorMedia.Com – Proyek pembangunan 80 unit septic tank di Desa Biris, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka yang menelan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp800 juta, kini tengah disorot.

Dana proyek yang seharusnya dikelola secara swadaya oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Makmur Jaya, diduga sebagian besar justru masuk ke rekening milik CV Fernandes Loe, pihak ketiga yang mengerjakan proyek tersebut.

Bendahara KSM Makmur Jaya, Anastasia Seuk, mengungkapkan bahwa dari keseluruhan dana proyek, hanya pembayaran upah tukang (HOK) dan kebutuhan list plan yang dikelola langsung oleh pihak KSM.

“Semua bahan dan material proyek dibelanjakan oleh pemilik CV. Sementara dana untuk HOK dan pembelanjaan pabrikasi yang masuk ke rekening KSM,” jelas Anastasia saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga :  Sejumlah Pejabat Di Tubuh Dinas PUPR Malaka Mulai Diperiksa Kejari Belu Soal Dugaan Korupsi Proyek Septic Tank

Ia juga menegaskan bahwa meskipun proyek ini secara konsep adalah swadaya masyarakat, pelaksanaannya justru diserahkan kepada pihak ketiga.

Hal ini dinilai menjadi penyebab utama proyek septic tank hingga kini belum selesai.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung