Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Waspada! Ini 7 Modus Penipuan di WhatsApp yang Bisa Kuras Rekening Anda

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Waspada! Ini 7 Modus Penipuan di WhatsApp yang Bisa Kuras Rekening Anda/ ilustrasi pesan whatsap pengiriman aplikasi

TIMORMEDIA.COM – Penipuan online semakin marak terjadi melalui aplikasi pesan instan WhatsApp. Salah satu modus paling berbahaya adalah pengiriman file berformat APK yang menyamar sebagai undangan pernikahan digital. Jika diunduh, file ini dapat menguras isi rekening korban tanpa disadari.

Modus ini termasuk dalam kategori phishing, di mana pelaku mengelabui korban untuk memberikan akses ke perangkat atau akun penting mereka. Berikut adalah tujuh modus penipuan yang marak terjadi di WhatsApp sepanjang tahun ini:

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

1. Modus Kurir Palsu

Pelaku mengaku sebagai kurir dari perusahaan logistik seperti J&T dan mengirimkan file APK bertuliskan “LIHAT Foto Paket”. Korban yang mengunduh file ini akan kehilangan data pribadi dan saldo rekening.

Baca Juga :  Prabowo Tambah BLT, 140 Juta Warga Siap Terima Manfaat Langsung, Apa Alasannya?

2. File Undangan Pernikahan Digital

Modus ini menyebar luas di masyarakat. Korban dikirimi file bernama “Surat Undangan Pernikahan Digital” berukuran sekitar 6,6 MB. Setelah diunduh, pelaku bisa mengambil alih perangkat korban.

3. Surat Tilang Palsu

Penipuan ini memanfaatkan ketakutan pengguna akan pelanggaran lalu lintas. File APK berjudul “Surat Tilang-1.0.apk” disisipkan dalam pesan WhatsApp. Banyak warganet telah memperingatkan agar tidak mengunduh file ini dari nomor tak dikenal.

Baca Juga :  Prabowo - Putin Sepakat Perkuat Kerja Sama Strategis Bidang Nuklir dan Migas

4. Menyalahgunakan Nama Perusahaan Besar

Penjahat siber juga mencatut nama perusahaan besar seperti Telkomsel atau Pertamina untuk meyakinkan korban. Mereka menyisipkan file APK berbahaya dan meminta izin akses terhadap berbagai data sensitif.

5. Pengumuman Palsu dari Bank

Penipu membuat pengumuman palsu seolah berasal dari bank, menyebut adanya perubahan tarif atau layanan. Korban diminta mengisi formulir melalui link yang ternyata situs phishing.

6. Undangan Video Call Sex (VCS)

Modus ini berbentuk pemerasan digital. Pelaku menghubungi korban lewat panggilan video dan merekam aktivitas mereka secara diam-diam, lalu mengancam akan menyebarkannya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung