TIMORMEDIA.COM – Ketua Umum Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu, Asten Bait, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang agar tidak hanya menuntut masyarakat memenuhi kewajiban sebagai warga negara, tetapi juga serius memenuhi hak-hak masyarakat kecil, terutama di wilayah pedesaan.
Asten menilai, momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di bulan Agustus seharusnya menjadi waktu bagi pemerintah untuk mengingat perjuangan rakyat kecil yang telah berkorban demi bangsa.
“Bagi saya, Agustus adalah bulan kemenangan di atas penderitaan rakyat kecil, penuh tangisan dan harapan agar pemerintah memperhatikan hak-hak mereka,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Ia menegaskan, masyarakat telah menjalankan kewajiban, seperti membayar pajak dan menaati aturan, namun pemerintah kerap mengabaikan hak mereka.
Soroti Jalan Rusak di Fatuleu dan Amfoang
Asten menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Kupang yang dinilai memprihatinkan. Salah satu fokusnya adalah jalan penghubung Desa Ekateta dan Desa Kiuoni, Kecamatan Fatuleu, yang selama ini menjadi kendala utama aktivitas warga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












