Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Demo Hari Tani Nasional di Kupang: Petani dan Mahasiswa Suarakan 22 Tuntutan

Avatar photo
Reporter : Rio Seran Editor: Redaksi
Demo Hari Tani Nasional di Kupang: Petani dan Mahasiswa Suarakan 22 Tuntutan/ istimewa

TIMORMEDIA.COM – Aliansi Rakyat Menggugat Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar aksi massa di Jalan El Tari, Kupang, bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional (HTN) 2025.

Massa melakukan long march menuju Kantor Gubernur NTT dan DPRD NTT untuk menyuarakan isu agraria dan menolak monopoli tanah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Aksi ini melibatkan sejumlah organisasi, antara lain Semmut, FMN, LMND, dan LIMID. Mereka membawa poster dan spanduk tuntutan terkait konflik agraria yang belum terselesaikan di Indonesia, khususnya di NTT.

Baca Juga :  Reses di Rinhat, Agus Nahak Bantu Pembangunan Bak Penampungan Air Bersih Untuk Masyarakat

Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa reforma agraria sejati belum dijalankan pemerintah.

Mereka menilai negara justru berpihak pada tuan tanah besar, perusahaan perkebunan, dan kepentingan modal asing.

“Konflik agraria bukan sekadar persoalan lokal, tapi masalah nasional yang dibiarkan negara. Petani masih menjadi korban perampasan tanah dan kriminalisasi,” kata salah satu orator aksi.

Baca Juga :  Pesan Keras Gubernur NTT di Malaka: Sekolah Jangan Ragu Tegakkan Disiplin

Selain menyoroti masalah nasional, massa juga menolak kebijakan pemerintah terkait penetapan Pulau Flores sebagai pulau panas bumi (SK ESDM No. 2268/K/30/MEM/2017) serta penetapan Hutan Laob Tumbes di Timor sebagai hutan produksi tetap (SK KLHK No. 357/2016).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung