TIMORMEDIA.COM – Perjalanan panjang pengabdian Asnat Nenabu (56), guru PAUD honorer di Sobana Fotilo, Amanatun Utara, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, akhirnya berbuah manis.
Setelah puluhan tahun mengajar dengan honor minim, ia kini resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Kabar bahagia itu ia sampaikan langsung di halaman sekolah tempatnya mengajar, disertai ucapan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang merespons video dirinya yang sempat viral.
“Saya minta terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah menanggapi video saya. Sampaikan salam saya, Mama Asnat, untuk Bapak Presiden,” ujar Asnat, Kamis (27/11).
Asnat memulai kariernya sejak lulus SMA, terlebih dahulu mengajar di SMP Kristen Puli, lalu di SD Inpres Fotilo. Namun ia terpaksa berhenti mengajar di SD setelah sekolah mewajibkan seluruh guru berpendidikan sarjana, sementara ia tidak memiliki biaya untuk kuliah.
Sejak itu, ia mengabdi sebagai guru PAUD. Selama 12 tahun terakhir, ia hanya menerima honor Rp200 ribu per bulan dari dana BOS. Kondisi tersebut membuat videonya viral di media sosial, saat ia memohon pemerintah memberi perhatian pada nasib guru honorer.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












