TIMORMEDIA.COM – Direktur Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua menegaskan bahwa kegiatan pelatihan dan pengembangan kapasitas tenaga kesehatan sudah menjadi rutinitas di lingkungan rumah sakit yang dipimpinnya.
Hal itu disampaikannya di sela kegiatan Simposium dan Workshop yang digelar RSUPP Betun bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dengan mengusung tema “Empowering The Modern Preventive of Disease From The Border” pada Sabtu, 9 Mei 2026.
“Bagi kami di rumah sakit sudah biasa melakukan kegiatan ini karena setiap minggu sebenarnya internal rumah sakit ada in house training. Kita sudah biasa melakukannya dan materi yang dibawakan tentu harus update,” ujar dr. Oktelin.
Menurutnya, simposium dan workshop tersebut menghadirkan pemateri yang kompeten di bidang kesehatan, termasuk Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH yang turut menjadi pembicara utama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












