Menurut Agus, pembinaan usia dini justru memberikan manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar kemenangan.
Anak-anak belajar membangun mental juara, disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, kemampuan mengambil keputusan, hingga sikap menghargai lawan dan menerima kekalahan.
Nilai-nilai itulah yang nantinya menjadi bekal ketika mereka naik ke level yang lebih tinggi.
Agus juga memberikan apresiasi atas pencapaian PS Malaka U13 dan U15 yang berhasil melaju ke semifinal Piala Soeratin 2026.
Baginya, keberhasilan tersebut merupakan indikator bahwa program pembinaan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Malaka bersama para pelatih dan pengurus sepak bola mulai membuahkan hasil.
“Masuk semifinal saja sudah merupakan prestasi yang luar biasa. Ini menunjukkan anak-anak Malaka mampu bersaing dengan daerah lain di NTT. Yang paling penting sekarang adalah menjaga kesinambungan pembinaan agar setiap tahun lahir pemain-pemain baru yang berkualitas,” katanya.
Ia berharap masyarakat terus memberikan dukungan kepada para pemain muda tanpa membebani mereka dengan tuntutan yang berlebihan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












