Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Aliansi Rakyat Menggugat Gelar Aksi HAM Internasional di Kupang, Soroti Imperialisme Hingga Pelanggaran HAM di Indonesia

Avatar photo
Reporter : Rio Seran Editor: Yan Klau
Aliansi Rakyat Menggugat Gelar Aksi HAM Internasional di Kupang, Soroti Imperialisme Hingga Pelanggaran HAM di Indonesia/ istimewa

1. Genosida dan kematian massal,

2. Pengungsian besar-besaran,

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

3. Hilangnya hak-hak dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan tempat tinggal,

4. Penangkapan tanpa proses hukum.

Mereka mengkritisi minimnya tindakan dunia internasional yang selama ini mengaku menjunjung HAM.

Perang Rusia–Ukraina: Dampak Luas dan Berkepanjangan

Konflik Rusia–Ukraina disebut sebagai “perang tidak langsung” antara dua kekuatan besar dunia yang berdampak pada:

Baca Juga :  Arahan Bupati Malaka SBS di Pelantikan Pejabat: Jadilah Emas, Kerja Harus Berkualitas dan Bermanfaat

1. Kerusakan dan korban sipil di Ukraina dan Donbass,

2. Krisis ekonomi dan sosial di kawasan sekitar,

Dampak global termasuk Indonesia, seperti kenaikan harga barang dan gangguan rantai pasok.

Pergolakan di Negara Lain

Aliansi juga menyinggung konflik dan perjuangan rakyat di berbagai wilayah: Suriah, Yaman, India, Filipina, Indo-China, Papua Barat, hingga negara-negara Amerika Latin dan Afrika. Semuanya dinilai sebagai bentuk perjuangan mempertahankan hak menentukan nasib sendiri.

Baca Juga :  RSUPP Betun Jadi Pusat Pelayanan KB Gratis Peringatan Hari Kartini 2026 di Malaka

Kritik Tajam Untuk Pemerintahan Nasional

Dalam konteks nasional, Aliansi Rakyat Menggugat mengkritik keras pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah disebut memiliki karakter “anti-rakyat” dan “fasis terselubung”.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung