TIMORMEDIA.COM – Memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, Aliansi Rakyat Menggugat menggelar aksi demonstrasi di Jalan Eltari, Kota Kupang, Rabu (10/12/2025). Aksi ini mengangkat tema utama:
“Peringatan HAM di tengah perjuangan rakyat dunia dan Indonesia melawan imperialisme, penjajahan, dan sistem penindasan yang melanggar hak-hak manusia, dengan penekanan pada hak menentukan nasib sendiri.”
Aksi ini bertujuan mengkritisi situasi HAM global dan nasional, serta menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan negara dan isu-isu kemanusiaan lainnya.
HAM dan Hak Menentukan Nasib Sendiri: Fokus Kritik Global
Aliansi menegaskan bahwa HAM tidak bisa dipahami hanya sebagai hak individu, tetapi juga hak kolektif suatu bangsa dan rakyat untuk menentukan nasib sendiri. Mereka menyoroti hak untuk:
1. Berpisah dari negara atau sistem yang dianggap menindas,
2. Membebaskan diri dari dominasi imperialisme,
3. Menolak sistem yang membuat rakyat tertekan dan tereksploitasi.
Dalam pandangan Aliansi, dominasi kekuatan besar dunia menciptakan ketidakadilan global yang membuat rakyat di banyak negara menjadi marah, frustrasi, dan tampak tidak berdaya.
Palestina: Contoh Penindasan Terparah
Aliansi menilai Palestina sebagai kasus paling brutal, dengan rakyat yang “terjebak penjajahan zionisme Israel” dan mengalami:
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
