Namun di balik ketegasan itu, terselip pesan persaudaraan yang kuat. Ia mengingatkan bahwa masyarakat Malaka adalah satu keluarga besar, terlebih mayoritas beragama Katolik yang menjunjung tinggi nilai kasih.
“Kita ini bersaudara, tidak ada orang lain. Orang Katolik itu tidak boleh berkelahi. Harus hidup damai, saling mengasihi,” ungkapnya.
Menutup pesannya, Bupati SBS mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan konflik, terlebih di momentum suci Paskah yang identik dengan damai dan pengampunan.
“Karena kita bersaudara, saya minta berhenti. Tidak boleh berkelahi lagi. Apalagi kita sedang merayakan Paskah, semuanya harus penuh kedamaian,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
