“Namanya juga tetangga, pasti saling komunikasi. Itu hal yang wajar,” katanya.
Ima juga menjelaskan terkait keberadaannya bersama Dedy pada malam saat dugaan perselingkuhan tersebut mencuat. Ia mengakui bahwa saat itu Dedy berada di rumahnya, namun bukan dalam konteks hubungan pribadi seperti yang dituduhkan.
Ia mengaku khawatir terjadi sesuatu terhadap Dedy karena saat itu sejumlah anggota keluarga dari pihak yang mengaku sebagai istri Dedy datang ke lokasi.
“Ya, saya akui malam itu bersama dengan Dedy, tapi kami berdua hanya komunikasi sebagai mitra kerja saja,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ima menerangkan bahwa pembicaraan mereka berkaitan dengan pekerjaan. Saat itu Dedy sedang mengerjakan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan membutuhkan bantuan untuk mencari kontak sopir pengangkut pasir.
“Dedy minta tolong di saya kalau ada kenalan sopir yang muat pasir untuk mengantar ke tempat kerjanya,” ungkapnya.
Ima menegaskan bahwa hubungannya dengan Dedy tidak lebih dari sekadar kenalan biasa. Selain bertetangga, Dedy juga diketahui tinggal di rumah kos yang lokasinya tidak jauh dari kediamannya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












