Nasional  
Topik : 

BGN Ungkap Cara Licik Penyuplai Nakal di Program Makan Bergizi Gratis

Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
BGN Ungkap Cara Licik Penyuplai Nakal di Program Makan Bergizi Gratis/ istimewa

Ia menegaskan, integritas menjadi hal mutlak yang harus dijaga sejak awal oleh para pengelola SPPG.

“Anak-anak muda ini harus paham, jangan korbankan kualitas bahan pangan demi keuntungan pribadi,” tegas Tigor.

Selain praktik pengadaan bahan baku, BGN juga menemukan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan tugas dan pelaporan keuangan di sejumlah SPPG.

Tigor menyebut, banyak Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang berperan sebagai kepala SPPG tidak menjalankan fungsi pengawasan proses pemasakan sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (SOP).

“Masalahnya bukan cuma soal bahan baku, tapi juga soal disiplin. Ada SPPI yang tidak ikut mengawasi dapur dan tidak menyampaikan laporan keuangan dengan benar,” ujarnya.

Untuk menutup celah korupsi tersebut, BGN kini menerapkan sistem pengawasan berbasis Virtual Account (VA) agar seluruh transaksi dapat diawasi secara langsung.

“Setiap dapur hanya punya satu rekening khusus, dan uangnya hanya bisa diakses oleh dua orang yang ditunjuk. Ini bentuk pengamanan agar dana Rp10 miliar per dapur tidak disalahgunakan,” jelas Tigor.

10.681 Dapur Aktif di Seluruh Indonesia

Saat ini, tercatat ada sekitar 10.681 SPPG yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version