3. Defence Cooperation Agreement (2024).
Perjanjian baru tersebut memperkuat mekanisme konsultasi rutin antara para pemimpin dan menteri kedua negara untuk merespons dinamika keamanan kawasan.
“Jika keamanan salah satu atau kedua negara terancam, kami akan berkonsultasi dan mempertimbangkan langkah-langkah yang dapat diambil, baik secara individu maupun bersama, untuk menghadapi ancaman tersebut,” tambah Albanese
Dalam konteks meningkatnya ketegangan di Indo-Pasifik, kesepakatan ini juga menegaskan tekad kedua negara untuk memperkuat koordinasi strategis dalam menghadapi potensi ancaman bersama.
Albanese menyebut kerja sama ini sebagai “capaian luar biasa bagi kawasan kita dan bagi rakyat Australia maupun Indonesia,” sambil mengumumkan rencana kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Januari 2026.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemerintah Australia. Ia menekankan pentingnya semangat bertetangga yang baik dalam menjaga stabilitas regional.
“Kita tidak bisa memilih tetangga. Ini adalah takdir kita untuk menjadi dua negara yang berdampingan. Karena itu, marilah kita hadapi takdir ini dengan niat terbaik. Saya percaya pada prinsip good neighbour policy — kebijakan bertetangga yang baik,” ujar Prabowo.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












