Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Bupati Malaka Hadiri RUPS Bank NTT, Gubernur Melki Laka Lena Tetapkan Dua Calon Direktur Utama

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Bupati Malaka Hadiri RUPS Bank NTT, Gubernur Melki Laka Lena Tetapkan Dua Calon Direktur Utama/dok foto, Roni Banase.
  • Charlie Paulus
  • Yohanes Landu Praing (Jhon Praing)

Perubahan AD/ART Bank NTT Disesuaikan dengan UU Perseroan Terbatas

Salah satu keputusan strategis dalam rapat adalah perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bank NTT terkait batas usia minimal calon Direktur Utama.

Kini, batas usia minimal tersebut diturunkan menjadi 30 tahun, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas (PT).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut Gubernur Laka Lena, pembahasan berjalan lama karena seluruh kepala daerah pemegang saham aktif menyampaikan masukan dalam upaya peningkatan tata kelola Bank NTT ke arah yang lebih profesional dan akuntabel.

Baca Juga :  Bupati Malaka Tegaskan Sanksi untuk Kepala Desa yang Rugikan Keuangan Negara

Susunan Direksi dan Komisaris Bank NTT 2025

Berikut adalah hasil keputusan RUPS terkait Susunan Direksi dan Komisaris Bank NTT:

Komisaris:

  • Komisaris Utama: Donny Heatubun (mantan Kepala Perwakilan BI NTT)
  • Komisaris Independen: Frans Gana, Eko Setiabudi, Yosef Jiwadeole, dan satu posisi dari Bank Jatim

Direksi:

  • Direktur Utama (Calon): Charlie Paulus dan Jhon Praing
  • Direktur Operasional & SDM: Jhon Praing
  • Direktur Kredit: Aloysius Geong
  • Direktur IT: Soni Pelokilla
  • Direktur Kepatuhan: Revi (Bank Jatim)
  • Direktur Treasury & Keuangan: Heru (Bank Arta Graha)
  • Direktur Dana: Siti Aksa
Baca Juga :  Bupati SBS Beri Motivasi PS Malaka U-15 Jelang Perempat Final, Targetkan Dua Tim Lolos ke Semifinal Piala Soeratin NTT 2026

RUPS ini menunjukkan komitmen seluruh pemegang saham untuk mendukung transformasi Bank NTT dalam memperkuat perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci dalam mewujudkan bank daerah yang transparan, kuat, dan terpercaya.*

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung