“Apalagi kepala daerah yang program kegiatannya di bidang pertanian. Rakyat harus merasakan sentuhan yang berdampak pada kehidupannya,” lanjutnya.
Mentan Amran juga meminta pemerintah daerah memastikan masyarakat, khususnya petani, dilibatkan dalam setiap program pengembangan pertanian.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat upaya menuju swasembada dan kedaulatan pangan.
“Pemerintah inginkan agar dalam menerjemahkan potensi pertanian, rakyat diikutsertakan,” tegas Amran.
Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar segera mencari solusi apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan program di lapangan.
Menurut Amran, berbagai persoalan yang muncul harus segera ditangani sehingga tidak berlarut-larut dan menghambat program pertanian yang sedang dijalankan.
Rapat bersama 48 bupati tersebut juga membahas secara khusus potensi komoditas pertanian seperti tebu, jagung dan ubi untuk pengembangan bioethanol.
Pengembangan komoditas tersebut menjadi salah satu peluang untuk mengoptimalkan potensi pertanian daerah sekaligus mendukung program pemerintah di bidang energi dan pangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












