“Saya sering berada di rumah duka seperti ini. Kepada anak-anak yang menangis, saya selalu menguatkan mereka. Tidak mudah ketika seorang bapak atau mama meninggal, karena mereka adalah pohon dalam keluarga. Dari pohon itu ada batang, cabang, dahan, dan ranting. Ketika pohon itu tumbang, suasana rumah pasti berbeda,” tuturnya.
Bupati SBS juga mengungkapkan bahwa dirinya memahami betul perasaan kehilangan tersebut, karena telah lebih dahulu mengalami hal yang sama.
“Peristiwa seperti ini sudah saya alami, karena bapak dan mama saya juga sudah meninggal. Jadi saya tahu betul, ini adalah duka yang sangat berat,” tambahnya.
Kehadiran Bupati SBS bersama jajaran pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan kekuatan moral bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi wujud nyata kedekatan pemerintah dengan masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat berduka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
