“Pemilu sudah selesai, Pilkada sudah selesai. Sekarang waktunya kita bekerja bersama membangun Malaka,” katanya.
Menurut SBS, masyarakat boleh berbeda pilihan, pendapat maupun latar belakang, tetapi tetap memiliki tanah air dan masa depan yang sama.
“Kita adalah satu keluarga besar: Keluarga Malaka, Keluarga Indonesia.”
Ora et Labora: Berdoa dan Bekerja
Dalam pidatonya, SBS juga mengangkat semangat ora et labora, yakni berdoa dan bekerja.
Ia mengajak masyarakat tidak hanya berdoa agar Malaka maju dan sejahtera, tetapi juga bekerja untuk mewujudkan kemajuan tersebut.
“Setelah berdoa, mari kita bekerja agar Malaka benar-benar maju,” pesannya.
SBS kemudian mengajak seluruh masyarakat bergandengan tangan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, persaudaraan dan gotong royong.
Ia menegaskan bahwa Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur dimulai dari daerah-daerah yang kuat.
“Dan Malaka harus menjadi salah satu daerah yang kuat itu.”
Pidato tertulis tersebut ditutup dengan seruan:
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur! Malaka Bangkit, Malaka Kuat, Malaka Sejahtera!”
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
