Sekretaris Desa Fafoe, Fransiskus Bria saat ditemui menjelaskan bahwa, hingga kini sekitar 40 hektar lahan masyarakat sudah masuk dalam program balik lahan gratis. Dari jumlah tersebut, 20 hektar di antaranya telah selesai digarap.
“Traktor masih berada di lokasi untuk melanjutkan pekerjaan. Kami juga sudah meminta kepala dusun berkoordinasi dengan warga agar seluruh lahan bisa terakomodasi,” jelasnya.
Bagi masyarakat Fafoe, program ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan bukti nyata perhatian Pemkab Malaka terhadap kesejahteraan petani.
Dukungan ini diyakini mampu memperkuat sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Pemkab Malaka melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menegaskan, program balik lahan gratis dengan traktor merupakan langkah strategis untuk memberdayakan petani sekaligus mengoptimalkan lahan kering agar lebih produktif.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












