Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
| Topik : 

Pentahbisan Gereja Santa Sisilia Kotafoun, Bupati SBS Apresiasi Perjuangan dan Gotong Royong Umat

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau

Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan fisik tidak boleh menjadi tujuan akhir. Setelah memiliki gedung gereja yang baik, perhatian perlu diarahkan pada peningkatan kualitas SDM, terutama anak-anak dan generasi muda, serta perbaikan kualitas hidup umat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pesan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan kehidupan beriman dan pembangunan manusia harus berjalan beriringan.

Baca Juga :  Tiga Tim NTT Melaju ke Soeratin Cup Nasional 2025, PS Malaka U-13 Siap Ukir Prestasi

Gedung gereja yang megah perlu diikuti oleh umat yang semakin bertumbuh dalam iman, pendidikan, pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

SBS juga meminta seluruh umat menjaga dan merawat bangunan Gereja Santa Sisilia Kotafoun dengan penuh tanggung jawab.

“Saya minta kepada umat agar menjaga dan merawat baik-baik bangunan gereja ini agar bisa bertahan hingga 100 tahun,” tegasnya.

Harapan tersebut sekaligus menjadi pesan lintas generasi agar gereja yang dibangun melalui perjuangan panjang umat tidak hanya menjadi kebanggaan hari ini, tetapi tetap menjadi rumah doa bagi anak cucu pada masa mendatang.

Baca Juga :  Sentuhan Emas dr. Dion Bria Seran dan Ade San Antar PS Malaka U15 Juara Grup C dan Maju Babak 8 Besar Soeratin Cup 2026

Uskup Atambua: Gereja Harus Menjadi Rumah Doa yang Hidup

Dalam kesempatan yang sama, Uskup Atambua, Mgr. Dr. Dominikus Saku, Pr, menyampaikan kegembiraannya atas rampungnya pembangunan dan terlaksananya pentahbisan Gereja Santa Sisilia Kotafoun.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung