TimorMedia.Com – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), bersama Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), memberikan apresiasi atas aksi demonstrasi damai yang dilakukan oleh Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Malaka.
Aksi yang berlangsung di Kantor Bupati Malaka ini dinilai sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap jalannya pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik.
Dalam keterangannya, Bupati SBS menegaskan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat sangat penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan roda pemerintahan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa aksi demonstrasi harus berlandaskan data yang valid agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Tanggapan Bupati SBS terhadap Isu-isu yang Diangkat
1. Pengangkatan dan Pembekuan Tenaga Daerah (Teda)
Salah satu tuntutan dalam aksi PMKRI adalah pembekuan tenaga daerah (Teda). Menanggapi hal ini, Bupati SBS menjelaskan bahwa Surat Keputusan (SK) pengangkatan Teda oleh bupati sebelumnya cacat administrasi, karena tidak melalui prosedur yang benar serta tanpa sepengetahuan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Asisten terkait.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












