TIMORMEDIA.COM – Dalam upaya mengantisipasi banjir musiman, Kepala Desa Mota’ain, Ambrosius Klau, bersama masyarakat dari lima dusun melaksanakan kerja bakti penanaman pohon pisang, bambu, dan rumput gajah di titik rawan luapan Kali Benenain.
Kegiatan ini dipusatkan di ujung tanggul bagian selatan, lokasi yang selama ini menjadi jalur utama luapan air ke permukiman warga saat musim hujan.
“Penanaman pohon pisang, bambu, dan rumput gajah ini merupakan langkah untuk mengurangi dampak banjir. Ini kami fokuskan di bagian selatan, sementara tanggul utara sudah lebih dulu dikerjakan,” ujar Kepala Desa Ambrosius saat ditemui di lokasi, Senin, 7/7/2025
Ambrosius menambahkan, masih ada sekitar 200 hingga 400 meter tanggul yang belum tertangani.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Malaka dibawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) dapat melanjutkan pembangunan tanggul tersebut agar seluruh area rawan banjir bisa terlindungi secara menyeluruh.
Masyarakat Desa Mota’ain pun menyambut baik inisiatif ini dan berharap kegiatan penanaman pohon dan pembangunan tanggul bisa bermanfaat dan sebagai solusi jangka panjang terhadap ancaman banjir dari Kali Benenain.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
