Capaian tersebut semakin menegaskan bahwa sistem pembinaan yang diterapkan PSSI Malaka mulai menunjukkan hasil yang nyata. Fokus pembinaan tidak hanya mengejar kemenangan dalam setiap pertandingan, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, mental bertanding, dan kualitas teknik para pemain sejak usia muda.
Komitmen itu terlihat setelah PS Malaka memastikan diri menjadi juara. Alih-alih langsung kembali ke Kabupaten Malaka, seluruh pemain dan tim pelatih tetap berada di Kota Kupang selama dua hari untuk menjalani evaluasi menyeluruh terhadap performa tim.
Evaluasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Seri Nasional Soeratin Cup 2026. Langkah ini menunjukkan bahwa bagi PS Malaka, keberhasilan di tingkat provinsi bukanlah tujuan akhir, melainkan pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di level nasional.
ABS menilai budaya evaluasi setelah kompetisi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Dengan mengetahui kelebihan dan kekurangan tim sejak dini, para pemain akan memiliki bekal yang lebih matang ketika menghadapi lawan-lawan terbaik dari seluruh Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
