Terkadang, keberanian untuk menjadi berbeda justru membuka pintu menuju kehidupan yang tidak akan pernah ditemukan apabila seseorang terus mengikuti langkah orang lain.
Berani Gagal dan Kembali Bangkit
dr. Oktelin menuturkan, keberanian paling berat adalah berani menghadapi kegagalan dan tetap mencoba.
Kegagalan tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga dapat mengguncang harga diri dan kepercayaan diri. Ada kalanya seseorang telah berusaha sekuat tenaga, tetapi hasil yang diperoleh tetap tidak sesuai harapan.
Dalam kondisi seperti itu, mental dapat runtuh dan keinginan untuk mencoba kembali terasa begitu jauh.
Namun, tetap melangkah setelah mengalami kegagalan merupakan bentuk keberanian yang jauh lebih besar daripada sekadar memulai.
Bangkit bukan berarti seseorang harus selalu kuat atau berpura-pura baik-baik saja. Bangkit berarti berani memberikan kesempatan kedua kepada diri sendiri, meski hati belum sepenuhnya pulih.
Keberuntungan Bertemu dengan Keberanian
Pada akhirnya, keberuntungan bukan semata-mata sesuatu yang datang dari luar diri seseorang.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
