TIMORMEDIA.COM – Direktris Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, menegaskan bahwa pencapaian akreditasi Paripurna yang diraih rumah sakitnya merupakan hasil dari komitmen jangka panjang dalam membangun tata kelola yang baik.
Ia menyebutkan, RSUPP Betun telah memperoleh status Paripurna sejak tahun 2018 dan kembali berhasil mempertahankannya pada proses reakreditasi tahun 2024.
“RSUPP Betun sudah Paripurna sejak 2018, dan pada tahun 2024 kami kembali Paripurna dalam reakreditasi,” ujar dr. Oktelin.
Tidak hanya pada aspek pelayanan, penguatan sistem keuangan juga telah dilakukan sejak tahun yang sama.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi manajemen rumah sakit menuju standar nasional.
“Pola keuangan sudah kami jalankan sejak tahun 2018. Ini tidak terlepas dari dorongan dan pendampingan dari PKMK UGM,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran PKMK Universitas Gadjah Mada memberikan kontribusi strategis dalam memperkuat sistem manajemen, akreditasi, serta kesiapan RSUPP Betun sebagai rumah sakit rujukan di kawasan perbatasan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












