TIMORMEDIA.COM – Direktris RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, menekankan pentingnya disiplin, keterbukaan terhadap perubahan, serta kolaborasi seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan Program Sister Hospital yang dimonitor dan dievaluasi oleh PKMK Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Dalam sambutannya, dr. Oktelin menyampaikan bahwa Program Sister Hospital merupakan wadah pembelajaran berkelanjutan bagi rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan, tata kelola, serta kompetensi sumber daya manusia kesehatan.
“Saya menegaskan kepada seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk terbuka terhadap perubahan, disiplin menerapkan standar pelayanan, serta aktif belajar dan berkolaborasi. Ilmu, pengalaman, dan sistem yang dibagikan melalui program ini harus benar-benar diimplementasikan demi pelayanan yang lebih aman dan bermutu,” tegasnya.
Ia menjelaskan, melalui monitoring dan evaluasi, pihak rumah sakit dapat menilai secara objektif capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih membutuhkan perbaikan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
