Karena itu, desa-desa diminta mengidentifikasi, memetakan, dan mengelola potensi lokal secara terarah agar setiap desa memiliki satu produk unggulan yang unik.
Wabup HMS menekankan pentingnya koordinasi lintas level pemerintahan. Setelah desa menetapkan produk unggulan, pemerintah desa diminta segera menyampaikan kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi agar dapat difasilitasi melalui pendanaan, pelatihan, dan pendampingan kelompok.
“Pendamping profesional sebagai motor pembangunan desa perlu terus mengawal dan membantu masyarakat dalam proses identifikasi hingga pengembangan produk unggulan desa,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wabup HMS mengajak seluruh kepala desa dan pendamping profesional untuk aktif mensosialisasikan program OVOP sebagai gerakan bersama membangun daerah.
“Kita harus kompak membangun bangsa dan daerah ini, khususnya untuk mewujudkan NTT yang maju, sehat, cerdas, dan sejahtera berkelanjutan,” tegasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












