Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Target Program MBG untuk 82.9 Juta Orang Hingga Akhir 2025

Transparansi menjadi prioritas dengan mewajibkan seluruh SPPG memiliki akun media sosial untuk mempublikasikan menu makanan dan aktivitas pelayanan harian.

Selain memperbaiki status gizi nasional, program MBG juga memberikan efek positif bagi perekonomian daerah.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Pemerintah memposisikan pelaku UMKM, petani, nelayan, dan peternak sebagai mitra utama dalam rantai pasok bahan pangan. 85% dana operasional SPPG digunakan untuk membeli bahan baku, yang 95%-nya berasal dari produk pertanian lokal.

Baca Juga :  Wabup HMS Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Belu, Siap Terapkan di Malaka

Strategi ini menciptakan efek berganda yang memperkuat ketahanan ekonomi desa. Dadan Hindayana menyampaikan bahwa SPPG kini berfungsi sebagai offtaker produk lokal, sekaligus menjadi penggerak ekonomi komunitas melalui keterlibatan koperasi, BUMDes, dan pelaku usaha mikro.

Baca Juga :  Masyarakat Papua Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Program Pembangunan Nasional

Koordinasi antarkementerian, seperti Kementerian Desa dan Kementerian Koperasi, juga dilakukan untuk memastikan bahwa semua bahan pangan yang digunakan dalam program MBG berasal dari sumber-sumber yang memberdayakan masyarakat secara langsung.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung