Ia juga sering menjadi suara moderat dan pemersatu dalam berbagai isu global.
Paus Fransiskus memiliki riwayat kesehatan yang cukup panjang, termasuk operasi pengangkatan sebagian paru-paru di masa mudanya akibat infeksi serius.
Dalam beberapa tahun terakhir, beliau beberapa kali dirawat karena infeksi pernapasan, sebelum akhirnya kondisi pneumonia ganda yang dideritanya menyebabkan penurunan kesehatan secara drastis.
Dengan wafatnya Paus Fransiskus, Dewan Kardinal akan segera menggelar konklaf di Vatikan untuk memilih Paus baru.
Proses ini diperkirakan akan menarik perhatian luas dari umat Katolik dan komunitas global, mengingat pengaruh besar Paus Fransiskus dalam berbagai isu dunia.*
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
