Ia menjelaskan, penanganan awal yang dilakukan Puskesmas Weliman sebelum pasien dirujuk ke RSUPP Betun turut membantu dalam proses penanganan medis di rumah sakit.
“Penanganan lebih awal dari Puskesmas Weliman membuat penanganan di IGD juga tidak terlalu sulit,” ungkapnya.
Sementara itu, dugaan keracunan yang dialami para siswa masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.
Meski keluhan muncul setelah para siswa mengonsumsi makanan MBG, pihak medis belum menyimpulkan bahwa makanan tersebut sebagai penyebab pasti.
Pemeriksaan lebih lanjut akan dikoordinasikan melalui Dinas Kesehatan dan diteruskan ke tingkat provinsi untuk mengetahui penyebab keluhan yang dialami para siswa.
Hingga saat ini, empat siswa masih menjalani perawatan di ruang rawat inap RSUPP Betun dalam kondisi yang dilaporkan mulai membaik.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












