Ketua Yayasan GNI dalam sambutannya menegaskan bahwa hadirnya fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak.
“Hadirnya akses air bersih di sini merupakan buah dari kolaborasi dan aksi nyata banyak pihak. Titik air ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol harapan, kesehatan, dan masa depan yang lebih baik bagi keluarga dan anak-anak di komunitas ini,” ujarnya.
Dusun Daleng terletak di wilayah perbukitan yang lebih tinggi dari daerah sekitarnya dan jauh dari sumber mata air. Sebelum adanya fasilitas ini, warga harus berjalan jauh sambil membawa jeriken untuk mendapatkan air yang belum tentu layak konsumsi. Anak-anak bahkan harus mengambil air sebelum berangkat ke sekolah, sehingga mengurangi waktu belajar dan aktivitas produktif masyarakat.
Kini, fasilitas yang dibangun mencakup dua bak reservoir berkapasitas 27,375 meter kubik, satu bak broncaptering berkapasitas 4 meter kubik, serta 20 unit tugu air yang tersebar untuk melayani warga dan sekolah. Air dialirkan dari dua sumber mata air langsung ke titik distribusi di dusun tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
