Gubernur NTT juga mengajak ASN untuk menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan membelanjakan produk-produk kebutuhan sehari-hari di NTT Mart.
“Jika ASN rutin berbelanja produk lokal, ekonomi rakyat pasti bergerak. Bahkan NTT Mart bisa menjadi pusat oleh-oleh resmi bagi tamu dari luar daerah,” ujarnya.
Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu menilai kehadiran NTT Mart akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta promosi budaya Malaka ke tingkat nasional dan internasional.
“Melalui NTT Mart, kita ingin membangun rantai pasok yang efisien, membuka lapangan kerja bagi kaum muda, dan memperkenalkan kekayaan budaya Malaka kepada dunia,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT Zet Sony Libing menyampaikan bahwa saat ini terdapat 648 produk lokal dari 21 pelaku IKM/UMKM Malaka yang telah dipasarkan melalui NTT Mart, dan jumlah tersebut akan terus ditingkatkan.
Peluncuran NTT Mart Malaka turut dihadiri jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi NTT, Sekda Malaka, pimpinan OPD, serta para pelaku UMKM.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












