Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Nasional  
Topik : 

Harga Pupuk Turun 20%, Petani Jonggol Semringah: “Beban Produksi Jauh Lebih Ringan”

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Harga Pupuk Turun 20%, Petani Jonggol Semringah: “Beban Produksi Jauh Lebih Ringan”/ istimewa

Kombinasi kebijakan ini dianggap membuat ruang keuntungan petani makin longgar.

“Dulu harga pupuk hampir menyaingi harga padi. Sekarang pupuk turun, padi naik. Jadi ada sisa hasil untuk petani,” tambahnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurut Uki, distribusi pupuk bersubsidi kini juga jauh lebih lancar. Stok mudah didapat dan sistem penebusan kian sederhana berkat integrasi data RDKK dan Simluhtan. Petani hanya perlu menunjukkan KTP sesuai data.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Puji Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Polri Tunjukkan Prestasi dan Dekat dengan Rakyat

“Sekarang tinggal bawa KTP, pupuknya ada. Tidak seperti dulu yang harus menunggu lama,” jelasnya.

Koyum, pemilik kios pupuk Berkah Tani di Jonggol, membenarkan meningkatnya antusiasme petani usai harga pupuk turun. Ia mencatat sekitar 70 persen stok pupuknya sudah terserap, meski masa tanam belum masuk puncak.

Baca Juga :  Tak Disangka, Ini Komentar Prabowo Setelah Makan Masakan Pengungsi di Aceh

“Sebelum harga turun, stok biasanya baru habis sekitar 80 persen menjelang akhir tahun. Sekarang lebih cepat terserap,” katanya.

Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai menguntungkan seluruh rantai usaha pertanian.

“Alhamdulillah Pak Prabowo nurunin harga. Petani senang, pedagang juga ikut senang. Semoga dengan pupuk lebih murah, harga gabah makin bagus dan panen meningkat,” ujar Koyum.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung