Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Opini  
Topik : 

Hari Pendidikan Nasional di Antara Dialektika dan Etika Rapuh

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Hari Pendidikan Nasional di Antara Dialektika dan Etika Rapuh/ istimewah

Berbagai studi menunjukkan masih adanya ketimpangan akses dan kualitas pendidikan, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) (UNICEF, 2022).

Ketimpangan ini menunjukkan bahwa narasi “merdeka belajar” belum benar-benar menyentuh semua lapisan masyarakat. Kurikulum yang fleksibel belum menjamin keadilan dalam sumber daya pendidikan yang diperlukan untuk menerapkannya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Etika yang Rapuh: Realitas Moral dalam Dunia Pendidikan

Etika menjadi fondasi yang tak kalah penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Sayangnya, etika ini semakin rapuh. Kita melihat kasus-kasus kecurangan dalam ujian, manipulasi data penerimaan siswa, kekerasan di sekolah, hingga korupsi dana pendidikan. Kejadian-kejadian tersebut mencerminkan bagaimana nilai-nilai pendidikan yang luhur seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan semakin tergerus oleh kepentingan praktis dan struktural.

Baca Juga :  Jalan Rusak Benteng Raja dan Ujian Keseriusan Pemerataan Pembangunan

Merujuk pada pendapat Tilaar (2004), pendidikan seharusnya menjadi alat pembebasan manusia dari ketidakadilan sosial dan keterbelakangan budaya. Namun, ketika etika tidak dijunjung tinggi oleh para aktor pendidikan (guru, kepala sekolah, pejabat pendidikan, hingga orang tua), maka pendidikan justru dapat menjadi alat reproduksi ketimpangan dan kepalsuan.

Baca Juga :  Hubungan Kekuasaan Dalam Turnamen El Tari Memorial Cup 2025

Generasi dalam Tekanan: Hasil Sistem yang Tidak Manusiawi

Sistem pendidikan yang terlalu berorientasi pada capaian akademik dan peringkat menciptakan tekanan psikis yang tinggi pada peserta didik. Generasi muda tumbuh dalam iklim kompetisi yang tidak sehat, di mana nilai dan ranking lebih diprioritaskan ketimbang proses belajar yang bermakna.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung