Presiden Prabowo disebut sangat fokus terhadap kemandirian pangan dan kesejahteraan petani.
“Bapak Presiden betul-betul fokus pada ketahanan pangan nasional. Beliau ingin petani sejahtera dan Indonesia berdikari pangan,” jelas Amran.
Selain meningkatkan produksi beras, Kementerian Pertanian juga memperkuat hilirisasi pertanian agar nilai tambah hasil panen dapat dinikmati langsung oleh rakyat Indonesia.
“Kita tidak boleh lagi mengekspor bahan mentah. Semua harus diolah di dalam negeri agar nilai tambahnya dinikmati petani dan rakyat Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan menyambut positif capaian besar tersebut. Menurutnya, keberhasilan pemerintah menekan impor dan mencatat stok beras tertinggi sepanjang sejarah merupakan bukti nyata keseriusan dalam membangun kedaulatan pangan.
“Kalau stok beras kita memang benar tertinggi sepanjang sejarah, tentu kita harus bersyukur. Tapi yang terpenting jangan hanya melihat angka stok, melainkan juga kualitas beras yang dikonsumsi masyarakat,” kata Daniel.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
