Apresiasi khusus juga diberikan kepada Andreas Sofiandi yang, berdasarkan laporan panitia, menyumbangkan berbagai perlengkapan gereja, termasuk meja altar, mimbar, granit, patung, perangkat tata suara, tabernakel, dan gambar salib.
Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH, yang hadir dalam perayaan tersebut, mengapresiasi panitia karena telah menyampaikan laporan pembangunan dan pertanggungjawaban keuangan secara terperinci.
SBS berharap keterbukaan tersebut dapat menjadi contoh bagi komunitas lain, sekaligus memperkuat kepercayaan dan semangat gotong royong dalam pembangunan.
Ia juga meminta umat menjaga gereja agar dapat bertahan hingga 100 tahun dan mengingatkan bahwa pembangunan rumah ibadah perlu diikuti peningkatan kualitas SDM serta kesejahteraan umat.
Pentahbisan Gereja Santa Sisilia Kotafoun menjadi momentum untuk mengenang kontribusi berbagai pihak sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam merawat hasil pembangunan demi generasi mendatang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












