Ia menambahkan, penetapan hilirisasi sebagai prioritas nasional dalam Asta Cita Presiden adalah bentuk konkret keseriusan pemerintah dalam memberikan nilai tambah pada produk dalam negeri.
Kebijakan ini juga diyakini dapat mendorong transformasi struktural ekonomi Indonesia, menciptakan lapangan kerja, dan memperluas pasar ekspor.
Di sisi lain, dukungan terhadap hilirisasi juga datang dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang gencar mendorong pengembangan industri berbasis sumber daya alam lokal, terutama di kawasan timur Indonesia yang masih memiliki potensi besar.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Andi Rizaldi, menegaskan bahwa Kemenperin terus memperkuat ekosistem industri di wilayah seperti Maluku, melalui optimalisasi layanan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Ambon.
Lembaga ini berperan aktif dalam mendukung pelaku industri kecil dan menengah (IKM), terutama di sektor pengolahan hasil laut, minyak atsiri, dan hasil hutan non-kayu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












