Ia juga menyampaikan penghargaan atas sambutan pemerintah Indonesia selama kunjungannya.
“Merupakan kehormatan istimewa dapat kembali ke Indonesia. Anda sempat menyebutkan hubungan yang Anda miliki 27–28 tahun yang lalu dengan Yang Mulia Raja Hussein. Kami menjadi teman bertahun-tahun yang lalu. Kami menjadi saudara,” tuturnya.
Kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II kali ini menegaskan bahwa kerja sama Indonesia–Yordania tidak hanya dibangun melalui komunikasi diplomatik, tetapi juga diperkuat oleh hubungan personal yang dalam antara kedua pemimpin.
Ikatan emosional tersebut menjadi landasan penting dalam memperkuat kolaborasi strategis kedua negara ke depan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












