Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Daerah  
Topik : 

Inspektur Daerah Malaka: Audit Bukan Alat Balas Dendam, Tapi Pembinaan Keuangan Daerah

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Yan Klau
Inspektur Daerah Malaka: Audit Bukan Alat Balas Dendam, Tapi Pembinaan Keuangan Daerah/ istimewah

Bahkan Bupati dan Wakil Bupati Malaka selalu menekankan pentingnya audit sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Orang yang tidak melakukan pelanggaran seharusnya tidak takut diaudit. Justru audit membantu memastikan akuntabilitas dan transparansi keuangan,” tegasnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Remigius juga mengingatkan bahwa audit tidak terbatas pada periode tertentu, melainkan dilakukan sepanjang tahun sesuai dengan ketersediaan tenaga pemeriksa di Inspektorat.

Baca Juga :  Bupati SBS Tanggapi Aksi Demo PMKRI Malaka, Ini Penjelasannya!

Inspektur Remigius juga menyoroti munculnya narasi sesat yang berkembang di media sosial, yang menyebut audit sebagai sarana balas dendam.

“Komentar negatif terhadap audit justru banyak datang dari luar pemerintahan, bukan dari SKPD atau desa. Ini aneh dan patut dipertanyakan motivasinya,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Kapasitas ASN, Pemkab Malaka dan Pemprov NTT Adakan Bimtek Keuangan Daerah

Ia meminta masyarakat dan pegiat media sosial untuk memahami bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Inspektorat tidak dapat dipublikasikan secara bebas.

Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2017 di mana LHP hanya diserahkan kepada kepala daerah untuk ditindaklanjuti secara resmi.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung