TIMORMEDIA.COM – Momen bersejarah terjadi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/10), ketika Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa menutup pertemuan bilateral dengan seruan penuh makna: “Amandla–Awethu!”
Seruan itu menggema ketika Prabowo, dengan senyum lebar dan tangan terkepal, menyerukan kata “Amandla!” yang berarti kekuatan. Spontan, Ramaphosa membalas dengan “Awethu!”, yang berarti milik kita. Suasana ruang konferensi pun pecah oleh tepuk tangan dan tawa hangat para hadirin.
Makna “Amandla–Awethu”, Warisan Perjuangan Nelson Mandela
Dalam sejarah Afrika Selatan, ungkapan “Amandla–Awethu” bukan sekadar salam, melainkan simbol perjuangan rakyat melawan sistem apartheid.
Seruan itu dahulu digunakan oleh Nelson Mandela dan para pejuang kebebasan sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakadilan dan penindasan rasial.
Kini, seruan tersebut kembali menggema di Jakarta sebagai simbol solidaritas dan persahabatan antara Indonesia dan Afrika Selatan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
