“Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar. Mari kita jadikan agama sebagai sumber kasih sayang, sumber kedamaian dan sumber persaudaraan,” tegasnya.
Menurut Henri Simu, peran tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah serta generasi muda sangat penting dalam menjaga toleransi dan memperkuat persatuan di Kabupaten Malaka.
Rapat FKUB tersebut turut dihadiri pimpinan agama, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah guna memperkuat sinergi dalam menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial di Kabupaten Malaka.
Dengan adanya forum tersebut, diharapkan hubungan antarumat beragama di Kabupaten Malaka semakin harmonis serta mampu menciptakan suasana yang aman, damai dan penuh toleransi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
