Kompleksitas sistem inilah yang ingin dibagikan Jepang kepada Indonesia.
Sebagai bentuk kerja sama konkret, Jepang telah mengundang para ahli dari lembaga gizi nasional Indonesia untuk mempelajari langsung sistem makanan sekolah di Jepang.
“Mereka masih melakukan survei di Jepang tentang realitas sistem tersebut,” tambah Masaki.
Selain itu, Jepang juga menjalin kerja sama keuangan untuk mendukung sebagian pelaksanaan program MBG di Indonesia.
Bahkan, pemerintah kedua negara tengah mengeksplorasi integrasi program makan gratis dengan sistem pasokan makanan otomatis di Indonesia.
Di luar itu, kerja sama kedua negara juga mencakup bidang pertanian dan perikanan. Jepang mendukung proyek irigasi sawah dan pengembangan pelabuhan perikanan, termasuk pembangunan fasilitas pengawetan ikan segar dan distribusinya.
Dubes Masaki menyebutkan, potensi sinergi antara pembangunan sektor perikanan dan program makanan gratis sangat terbuka.
“Mungkin jika kita memiliki contoh fasilitas pelabuhan perikanan yang bagus, ikan itu dapat digunakan untuk makanan gratis, sekolah di sekitarnya,” pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












