“Begitu laporan diterima, operator akan segera meneruskannya kepada pihak berwenang agar penanganan di lapangan dapat berlangsung cepat dan efektif,” jelasnya.
Untuk menjamin optimalisasi layanan, Call Center TTU Siaga 112 saat ini didukung oleh 10 operator terlatih yang bekerja dengan sistem shift. Dengan demikian, pelayanan tetap tersedia selama 24 jam tanpa henti.
Menjawab tantangan keterbatasan jaringan di sejumlah wilayah, Emanuel memastikan bahwa layanan 112 tetap dapat diakses melalui jaringan 2G dan 3G, bahkan dapat digunakan dalam kondisi darurat meski tanpa pulsa.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan layanan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.
“Gunakan Call Center TTU Siaga 112 hanya untuk kondisi darurat. Tekan 112 saat benar-benar membutuhkan bantuan, dan kami siap melayani,” tegasnya.
Sebagai informasi, Kabupaten Timor Tengah Utara tercatat sebagai kabupaten pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang secara resmi meluncurkan layanan darurat terpadu Call Center 112. Peluncuran layanan ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati TTU pada Kamis, 22 Mei 2025 lalu.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












