TIMORMEDIA.COM – Kepala Kejaksaan Negeri Belu, Johanes H. Siregar, menegaskan pentingnya kinerja kontraktor sebagai indikator utama kompetensi perusahaan dalam pelaksanaan proyek pemerintah.
Penegasan ini disampaikan saat pemaparan progres pekerjaan dan realisasi belanja modal di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Malaka.
Dalam arahannya, Johanes menyebut bahwa capaian kerja tahun berjalan menjadi bagian dari penilaian keseriusan dan profesionalisme perusahaan yang terikat kontrak dengan pemerintah daerah.
“Kinerja Bapak-bapak pada tahun ini menjadi salah satu penilaian bahwa perusahaan tersebut kompeten. Itu juga merupakan salah satu syarat yang tertuang dalam kontrak,” tegasnya.
Ia mengingatkan, apabila pekerjaan tidak diselesaikan sesuai ketentuan, maka konsekuensinya tidak hanya berdampak pada proyek berjalan, tetapi juga pada reputasi dan keberlanjutan perusahaan ke depan.
Menurut Johanes, peran kejaksaan dalam kegiatan tersebut bukan semata-mata pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi dan pendampingan hukum agar seluruh pihak dapat mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
