Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Kehadiran Indonesia di PBB Wujud Nyata Diplomasi Bebas Aktif dalam Kepemimpinan Global

“Indonesia harus bisa tampil sebagai kekuatan baru yang memimpin solidaritas negara-negara Selatan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut bahwa posisi Indonesia sebagai pembicara ketiga dalam Debat Umum PBB menjadi simbol pengakuan internasional.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Sidang Majelis Umum tahun tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia, tidak hanya untuk kembali tampil di level tertinggi pada forum PBB,” ungkapnya.

Baca Juga :  Besok Ojol Mogok Massal, Aplikasi Dimatikan Serentak! Apa Tuntutan Mereka?

“Tetapi juga untuk menegaskan posisi Indonesia sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” jelas Teddy.

Ia menegaskan bahwa forum tersebut telah menjadi panggung yang strategis bagi Indonesia untuk semakin memperkuat diplomasi dan kepemimpinan global.

Baca Juga :  Rapat Darurat di Aceh: Presiden Prabowo Ungkap Sesuatu yang Tak Banyak Diketahui

Di sisi lain, Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menilai bahwa kehadiran Presiden Prabowo juga mengulang jejak perjuangan diplomasi Prof. Sumitro Djojohadikusumo.

“Sebagaimana almarhum Prof. Sumitro, Presiden Prabowo kini melanjutkan perjuangan diplomasi Indonesia dalam memperkuat multilateralisme dunia,” ucap Dino.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung