TIMORMEDIA.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan Kereta Petani dan Pedagang pada layanan Commuter Line Merak mulai Senin (1/12).
Layanan baru ini menjadi terobosan transportasi publik yang dirancang untuk memperkuat pemerataan ekonomi, terutama bagi petani dan pedagang kecil di wilayah Banten.
Melalui skema subsidi Public Service Obligation (PSO) dari Kementerian Perhubungan, tarif perjalanan ditetapkan hanya Rp3.000, sehingga dapat dijangkau oleh pelaku usaha rakyat tanpa membebani biaya produksi maupun distribusi.
Dalam keterangan resminya, KAI menyebutkan bahwa pengoperasian kereta khusus ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI Group dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Seluruh proses desain dan modifikasi dikerjakan oleh Balai Yasa Surabaya Gubeng, mulai dari interior, area bagasi, hingga sistem pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan angkut hasil pertanian dan barang dagangan.
“Inovasi ini dihadirkan untuk memudahkan petani dan pedagang dalam mengangkut hasil bumi dan barang dagangan dengan aman, cepat, dan anti macet,” tulis KAI, Selasa (9/12).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
