Marlon selaku fasilitator sekaligus penanggung jawab Program STIR menjelaskan berbagai capaian pelaksanaan program, termasuk upaya meningkatkan kapasitas guru melalui metode pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
Menurutnya, keberhasilan Program STIR tidak hanya bergantung pada sekolah dan guru, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan agar dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh dunia pendidikan di Kabupaten Malaka.
Forum koordinasi tersebut dihadiri Asisten III Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bapperida, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Kehadiran berbagai organisasi perangkat daerah dalam forum tersebut menjadi bukti kuat komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka dalam membangun kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif, meningkatkan kompetensi guru, serta mendorong lahirnya generasi yang unggul dan berdaya saing.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
