Selain pembangunan tanggul di Oanmane, pada tahun anggaran 2026 pemerintah daerah juga telah menetapkan pekerjaan lanjutan bronjong penahan banjir di Desa Oekmurak, Kecamatan Rinhat.
Pekerjaan tersebut akan dikerjakan sepanjang 700 meter sebagai upaya mencegah kerusakan lebih parah akibat gerusan sungai yang mengancam permukiman warga.
“Di Oekmurak itu kondisinya lebih berat karena mereka kehilangan kampung. Kalau di sini hanya banjir, tetapi di Oekmurak kampung mereka hilang karena terus tergerus,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun ini pemerintah daerah akan memulai pekerjaan bronjong dengan total panjang 700 meter, yang terdiri dari 200 meter di bagian hulu dan 500 meter di bagian hilir.
Bupati SBS berharap pembangunan tanggul dan bronjong tersebut dapat mengurangi risiko bencana banjir serta melindungi permukiman dan lahan pertanian masyarakat yang berada di sepanjang bantaran sungai di Kabupaten Malaka.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












