Hal ini masuk akal mengingat 80% kardinal pemilih adalah hasil Pengangkatan Paus Fransiskus, termasuk 20 kardinal baru yang diangkat pada Desember lalu. Banyak dari mereka baru bertemu langsung beberapa hari terakhir menjelang konklaf.
Suasana Persaudaraan dan Semangat Persatuan
Meskipun terdapat perbedaan latar belakang dan pengalaman, suasana Pra-Konklaf digambarkan penuh dengan Kehangatan dan Kohesi.
Kardinal Gualtiero Bassetti, mantan ketua Konferensi Waligereja Italia, menyatakan bahwa ada “rasa persaudaraan yang indah” di antara para kardinal.
“Konklaf ini bisa menjadi simbol persatuan di tengah dunia yang dilanda perpecahan dan kebencian,” ujar Bassetti dalam wawancara dengan Corriere della Sera.
Kandidat Terkuat dan Komposisi Global Kardinal
Komposisi Kardinal Pemilih tahun ini mencerminkan keragaman Global Gereja Katolik:
- 53 dari Eropa
- 23 dari Asia
- 18 dari Afrika
- 17 dari Amerika Selatan
- 16 dari Amerika Utara
- 4 dari Amerika Tengah
- 4 dari Oseania
Sejumlah Nama mulai Mencuat sebagai calon kuat pengganti Paus Fransiskus, di antaranya Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina dan Kardinal Pietro Parolin dari Italia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












