Slamet berharap program bantuan becak listrik dapat diperluas sehingga semua penarik becak di Indonesia bisa merasakan manfaat yang sama.
“Harapannya semuanya dapat, biar diganti yang gowes kaki. Pak Presiden memperhatikan orang-orang kecil,” tuturnya.
Dengan becak listrik yang kini menjadi modal kerja baru, Slamet bertekad bekerja lebih semangat demi menghidupi keluarganya.
“Saya sangat bangga sekali, dikasih untuk mata pencarian sehari-hari. Terima kasih banyak, Pak Presiden. Kita harus tetap semangat,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana pemerintah untuk mengganti seluruh becak manual di Indonesia menjadi becak listrik atau motor listrik.
Hal itu disampaikan saat meluncurkan penggunaan interactive flat panel (IFP) atau smartboard di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat.
“Saya sudah siapkan nanti semua becak di seluruh Indonesia harus pakai motor listrik,” ujar Prabowo.
Hingga saat ini, sekitar 1.000 unit becak listrik telah disalurkan kepada penarik becak lanjut usia di sejumlah kota di Pulau Jawa melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional dan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin). Penyaluran dilakukan antara lain di:
- 140 unit di Kendal
- 100 unit di Demak
- 100 unit di Jepara
- 60 unit di Pati
- 80 unit di Kudus
- 100 unit di Rembang
Program ini diharapkan dapat meringankan beban kerja para pengemudi becak sekaligus meningkatkan produktivitas mereka. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
