Dalam pertemuan tersebut, program waste-to-energy juga menjadi topik utama.
Rosan mengungkapkan minat yang tinggi dari investor global terhadap pengembangan teknologi pengelolaan sampah menjadi energi itu.
“Saat ini sudah ada lebih dari 240 calon investor asing yang menyatakan ketertarikan untuk masuk dalam program waste-to-energy,” jelasnya.
Menurutnya, dukungan investasi yang besar akan mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah di berbagai daerah, sekaligus menambah kapasitas energi ramah lingkungan nasional.
Dengan penguatan hilirisasi, kolaborasi lintas kementerian, serta aliran investasi yang terus meningkat, pemerintah menargetkan akselerasi pembangunan industri mampu menghadirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memperkuat ketahanan nasional di tengah kompetisi global.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
